KID ABA - Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia

KID ABA (Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis)

Grand Wisata Blok AA 15 No.19, Bekasi Timur, Indonesia - Telpon 085-100-90-6000

Terapi Intervensi Dini Spektrum Autis/Autisme/Autistik (ASD Autistic Spectrum Disorder) Dengan Metode ABA (Applied Behavior Analysis / Lovaas) Dan BIT (Biomedical Intervention Therapy) Merupakan Dua Terapi Utama Yang Telah Terbukti Efektif Dan Efisien Berdasarkan Penelitian. Autisme Bisa Sembuh...! Ayo Verbal...! Ayo Sekolah Reguler...!

LIT ABA - Lembaga Intervensi Terapan Applied Behavioral Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia
Waktu GMT/UTC: Senin, 12 November 2018
  » Jam 23:38
e-mail:  password: 
Lupa Password?
Pelatihan (Training) / Seminar
Pelatihan (Training) / Seminar ABA (Applied Behavior Analysis) Untuk Terapi Autisme / Spektrum Autistik

»
Bagi Orangtua, Terapis, Dokter, Dan Profesional lainnya

Pelatihan (Training) Secara Umum
ATAU
Pelatihan Privat Untuk Orangtua Dan
(Calon) Tim Terapis

Informasi
021-7090-6000

Tim kami juga membantu melakukan assessment / re-assessment, serta penyusunan kurikulum/program, dan evaluasi harian serta evaluasi bulanan
Kerjasama
Terbuka peluang kerjasama bagi Klinik/Penyelenggara Terapi yang ingin/sudah menggunakan ABA (Applied Behavior Analysis)

Informasi
021-7090-6000
Berkarir Bersama Kami
MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI
Lowongan / Dibutuhkan / Dicari

(Calon) Terapis ABA
(Applied Behavior Analysis / Metode Lovaas)
Terutama Untuk Jakarta/Bekasi Dan Sekitarnya, Serta Berbagai Kota Di Indonesia

Akan Dilatih (Ditraining) Sebelumnya
Gambar Foto Pengumuman Lowongan Dicari Terapis ABA Lovaas Applied Behavior Analysis Indonesia
Kalender Acara / Kegiatan
Info Pelatihan (Training) / Seminar / dll
5 Artikel Terakhir
10 Artikel Paling Banyak Dibaca
10 Artikel Terakhir Dibaca
Links
Back To ABA: Kembali Ke ABA Yang Betul Dan Benar
Artikel / Klipping Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis, Biomedical Intervention Therapy), dan Lain-lain

AUTISME & BIT : [ RINGKASAN 05 DARI 17 – BIOMEDICAL INTERVENTION THERAPY]

AUTISME : SUPLEMENTASI V I T A M I N / M I N E R A L

Ayobangkit kalahkan AUTISME


Artikel ini telah dibaca: 8092 kali, sejak 13 Mei 2013
Waktu terakhir dibaca 12 November 2018, jam 11:52:13

 

AUTISME & BIT : [ RINGKASAN 05 DARI 17 – BIOMEDICAL INTERVENTION THERAPY]
AUTISME : SUPLEMENTASI V I T A M I N / M I N E R A L
Ayobangkit kalahkan AUTISME

AUTISME & BIT : [ RINGKASAN 05 DARI 17 – BIOMEDICAL INTERVENTION THERAPY] || Autisme ABA Applied Behavior Analysis Lovaas Indonesia Jakarta Bekasi
SUPLEMENTASI V I T A M I N / M I N E R A L

Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI

(Dokter Spesialis Anak. Konsultan Autisme, Applied Behavior Analysis, dan Biomedical Intervention Therapy)

DASAR :

Disebut vitamin atau mineral esensial yaitu bila kurangnya vitamin atau mineral tersebut menyebabkan penyakit atau bahkan kematian. RDA (Required Daily Allowance) adalah jumlah minimum yang dibutuhkan untuk mencegah penyakit, tetapi mungkin lebih dari jumlah yang dibutuhkan untuk kesehatan mental dan fisik. Umumnya orang mengkonsumsi kurang dari RDA. Sebagai contoh, banyak perempuan yang kekurangan kalsium dan besi, sehingga menyebabkan osteoporosis dan anemia.

KETERANGAN TERAPI :

Vitamin dan mineral terdapat dalam buah, sayuran, daging, dan berbagai sumber lainnya. Namun umumnya diet kurang mengandung vitamin dan mineral, sehingga banyak orang membutuhkan sumplementasi.

JUS : Buah / jus segar merupakan sumber yang kaya vitamin, mineral, dan zat-zat gizi lainnya. Jus kemasan biasanya dipasteurisasi atau dipanaskan untuk menghancurkan bakteri, yang juga menyebabkan hilangnya beberapa zat-zat gizi. Menggiling sayuran/buah satu kali hanya memberikan sekitar setengah dari kandungan vitamin/mineral yang ada, maka bermanfaat bila merendam ampasnya sekitar 15 menit dalam sejumlah kecil air (karena hanya sekitar 10% dari jumlah cairan yang terperas keluar), kemudian ampas tersebut digiling lagi yang akan mengeluarkan sebagian besar dari vitamin/mineral yang tersisa. Kekurangannya jus adalah hilangnya serat yang tak larut, yang merupakan serat paling penting. Kelebihannya jus adalah rasanya dan kemudahan pemberian zat-zat gizi kepada anak-anak yang tidak makan buah/sayuran. Lebih baik menggunakan buah dan sayuran organik, karena lebih banyak mengandung vitamin dan mineral serta tidak mengandung pestisida toksik.

SUPLEMEN : Suplementasi vitamin/mineral tidak diatur oleh undang-undang, dan beberapa suplemen tidak mengandung bahan-bahan yang mereka sebutkan, atau menggunakan bahan yang sulit diserap. Beberapa perusahaan di Amerika mengikuti Dietary Supplement Verification Program (DSVP) dari United States Pharmacopeia (USP). Program tersebut memverifikasi kandungan suplemen sesuai labelnya. Periksa label USP atau DSVP, atau lihat di http://www.usp.org/USPVerified/ untuk mengetahui suatu produk.

Beberapa suplemen vitamin/mineral spektrum luas yang baik termasuk Kirkman’s Super Nu Thera (mengandung vitamin B6 dosis tinggi), Kirkman’s Spectrum Complete, Barinchild’s Spectrum Support, dan Awaken Nutrition. Namun, umumnya suplemen-suplemen tersebut tidak mengandung cukup kalsium, yang juga sangat penting disuplementasikan, dan mereka tidak mengandung besi, yang mungkin dibutuhkan oleh beberapa anak.

Suplementasi kalsium penting untuk diberikan jika seseorang menjalani diet bebas susu dan produknya.

Suplementasi besi perlu pada sebagian anak termasuk penyandang autisme, tetapi hanya diberikan bila terindikasi melalui pemeriksaan, karena terlalu banyak besi juga dapat menyebabkan masalah tersendiri.

Secara umum, suplementasi nutrisi merupakan cara yang baik untuk memacu zat-zat gizi yang mungkin kurang pada makanan yang dikonsumsi.

TESTING :

Kadar vitamin dan mineral umumnya dapat diperiksa dari darah yang bersangkutan saat puasa. Vitamin Diagnostics adalah sedikit dari perusahaan-perusahaan yang dapat mengukur kadar dari seluruh vitamin. Beberapa laboratorium komersial dapat mengukur kadar dari sebagian besar mineral, kebanyakan dapat diukur secara cukup tepat pada sel darah merah. Kalsium paling baik diukur pada urin, lebih baik pada urin yang dikumpulkan selama 24 jam.

DOSIS YANG DIANJURKAN :

Berikut ini adalah dosis awal yang dianjurkan bagi penyandang autisme. Namun, beberapa orang memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit tergantung pada diet mereka dan kebutuhan metabolik, dan testing bisa membantu menentukan kadar suplemen yang optimal.

Perlu diketahui bahwa vitamin dan mineral dapat memiliki efek kuat pada fungsi tubuh dan perilaku, maka disarankan untuk memulai dengan dosis rendah (1/10 pada daftar di bawah) dan kemudian ditingkatkan perlahan dalam 3-4 minggu.

Besi hanya ditambahkan bila dibutuhkan dilihat dari hasil testing.

Dosis berikut di bawah ini perlu disesuaikan dengan berat badan, yaitu dikurangi setengahnya untuk anak dengan berat badan 15 kilogram, dan ditambahkan 50% atau lebih untuk anak dengan berat badan 45 kilogram.

VITAMIN // Suplementasi (BB 30 kg) // RDA (4-8 tahun) // Batas Atas

- Vitamin A (mixed carotenoids) // 6.000 IU carotenoids (sesuai dengan 3.000 IU Vit. A) // 400 mcg (1.333 IU) // 900 mcg (3.000 IU)

- Vitamin C (ascorbic acid) // 1.000 mg // 25 mg // 650 mg

- Vitamin D (cholecalciferol) // 150 IU // 5 mcg (200 IU) // 50 mcg (2.000 IU)

- Vitamin E (mixed tocopherols) // 200 IU // 7 mg (10,5 IU) // 300 mg (450 IU)

- Vitamin K // 0 // 55 mg // ND

- B1 (thiamin HCl) // 30 mg // 0,6 mg // ND

- B2 (riboflavin) // 20 mg // 0,6 mg // ND

- B3 (niacin/niacinamide) // 15 mg niacin, 20 mg niacinamide // 8 mg // 15 mg

- B5 (calcium d-pantothenate) // 25 mg // 3 mg // ND

- B6 (pyridoxal HCl) // 40 mg ***** // 0,6 mg // 40 mg

- B12 (cyanocobalamin) // 800 mcg // 1,2 mcg // ND

- Folic Acid // 400 mcg // 200 mcg // 400 mcg

- Folinic Acid // 400 mg

- Biotin (d-Biotin) // 300 mcg // 12 mcg // ND

- Choline (choline bitartrate) // 250 mg // 250 mg // 1.000 mg

- Inositol (inositol monophosphate) // 100 mg // n/a // n/a

MINERAL

- Calcium (calcium citrate) // 50 mg // 800 mg // 2.500 mg

- Chromium (chromium chelate) // 70 mcg // 15 mcg // ND

- Copper // 0 // 440 mcg // 3.000 mcg

- Iodine (potasium iodine) // 100 mcg // 90 mcg // 300 mcg

- Iron ** // 0 // 10 mg // 40 mg

- Lithium (lithium amino acid chelate) // 500 mcg // n/a*** // n/a

- Magnesium (magnesium glycinate atau citrate) // 150 mg // 130 mg // 110 mg*

- Manganese (manganese taurate) // 10 mg // 1,5 mg // 3 mg

- Molybdenum (molybdenum chelate) // 125 mcg // 22 mcg // 600 mcg

- Phosphorus // 0 // 500 mg // 3.000 mg

- Potassium (potassium citrate) // 50 mg // 1.500 mg // n/a

- Selenium (selenium chelate) // 85 mcg // 30 mcg // 150 mcg

- Sulfur (MSM) // 500 mg // n/a // n/a

- Zinc (zinc citrate) // 10-30 mg **** // 5 mg // 12 mg

* Untuk Magnesium, UL adalah jumlah suplementasi dan tidak memperhitungkan dari makanan

** Besi perlu ditambahkan secara individual hanya jika serum ferritin test menunjukkan perlunya besi.

*** Perkiraan asupan lithium per hari dalam makanan adalah 1.900 mcg/hari pada dewasa

**** Sebagian anak mungkin perlu zinc dengan jumlah yang lebih besar

***** Sebagian anak dan dewasa mungkin memperoleh manfaat dari dosis yang jauh lebih besar

JANGKA WAKTU :

Seumur hidup, walau demikian perbaikan diet dan penyembuhan usus dapat mengurangi kebutuhan suplementasi.

Catatan keamanan : Umumnya vitamin larut dalam air, dan jumlah yang berlebih vitamin tersebut dapat dengan aman dikeluarkan melalui urin. Beberapa vitamin (A, D, E, K) larut dalam lemak, pemberian jumlah berlebihan (pada pemberian di atas dosis yang dianjurkan dalam jangka panjang) akan ditimbun dalam tubuh dan bersifat racun. Jumlah berlebihan mineral juga dapat menimbulkan masalah. Sebaiknya tidak melampaui batas atas pada daftar, tanpa konsultasi dengan dokter atau nutrisionis.

Efektivitas terapi berdasar penilaian oleh orangtua (Parent Rating) :

Vitamin/Mineral // Memburuk // Tidak Ada Perubahan // Membaik // Jumlah Laporan

- Vitamin A // 2% // 58% // 41% // 618

- Calcium // 2% // 62% // 36% // 1.378

- Folic Acid // 3% // 54% // 42% // 1.437

- Magnesium // 6% // 65% // 29% // 301

- P5P (Vit. B6) // 13% // 37% // 51% // 213

- Vitamin B3 // 4% // 55% // 41% // 659

- Vitamin B6 saja // 8% // 63% // 30% // 620

- Vitamin B6 Magnesium // 4% // 49% // 47% // 5.780

- Vitamin B12 // 4% // 33% // 63% // 192

- Vitamin C // 2% // 57% // 41% // 1.706

- Zinc // 2% // 51% // 47% // 1.244

PENELITIAN :

Satu penelitian kecil, double-blind, placebo-controlled, yang dipublikasi oleh Adams dkk. menemukan bahwa suplementasi multi-vitamin/mineral yang seimbang menghasilkan perbaikan pada penyandang autisme dalam hal tidur dan fungsi usus, dan kemungkinan juga pada hal-hal lainnya.

(Adams JB et al., Pilot study of a moderate dose multivitamin-mineral supplement for children with autistic spectrum disorder. J Altern Complement Med. 2004 Dec;10(6):1033-9.

Penelitian lain oleh Dolske dkk., menemukan bahwa vitamin C dosis tinggi (1,1 g per 10 kg berat badan) menolong penyandang autisme.

(Dolse MC, Spollen J, McKay S, Lancashire E, Tolbert L. A preliminary trial of ascorbic acid as supplemental therapy for autism. Prog Neuropsychopharmacol Biol Psychiatry 1993 Sep:17(5):765-74.

Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa penyandang autisme memiliki stres oksidatif jelas, mengesankan perlunya antioksidan bagi mereka atau peningkatan kebutuhannya.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa dilihat pada http://www.autism.asu.edu


Sumber Foto: http://www.google.com/imgres?imgurl=http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/04/28/45706/540x270/s

 

Sedang Loading Tweeter dan Facebook
Mohon Tunggu...

Album Foto
Mohon Tunggu...
Buku Autisme
AUTISM IS CURABLE
Benar, Autisme Bisa Disembuhkan


Indonesia Applied Behavior Analysis
Asosiasi Terapis Applied Behavior Analysis Indonesia

Tokoh ABA Dunia

Prof. Ole Ivar Lovaas
Bapak ABA Dunia

Prof. Lovaas merupakan profesional pertama yang menerapkan ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme. Dimulai pada tahun 1962, kemudian publikasi pertama pada tahun 1967, sehingga ABA untuk autisme dikenal juga sebagai Metode Lovaas.
Pada tahun 1993, Catherine Maurice menerbitkan bukunya yang berjudul Let Me Hear Your Voice, sehingga ABA terkenal ke seluruh dunia.
Dalam bukunya tersebut, Catherine Maurice menceriterakan tentang 2 anaknya yang autistik yang ditangani dengan ABA oleh Prof. Lovaas dan team, kemudian keduanya membaik sehingga tidak bisa dibedakan dengan anak lain.

Tokoh ABA Indonesia
Rudy Sutadi - Autisme - ABA (Applied Behavior Analysis) - Biomedical Intervention
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Bapak ABA Indonesia
Profesional Indonesia Pertama Yang Mempopulerkan Dan Menyebarluaskan ABA Untuk Autisme Di Indonesia

Dokter Spesialis Anak yang menangani Autisme ini merupakan profesional yang langka, karena menguasai dua Terapi Utama Autisme yaitu ABA (Applied Behavior Analysis) dan Biomedical Intervention Therapy (BIT).
Kiprahnya diakui secara nasional maupun di lingkup internasional.
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI, adalah profesional Indonesia pertama yang menyebarluaskan dan mempopulerkan ABA untuk autisme di Indonesia, sejak tahun 1997.
Mempelajari ABA dari berbagai sumber, antara lain:
› LIFE (Lovaas Institute For Early Intervention), Los Angeles, USA
› PennState University, Pennsylvania, USA
› The Option Institute, New York, USA
› ISADD (Integration Service For Autism And Development Delay), Perth, Australia
› dan lain-lain

FB Add Friend: Rudy Sutadi
Tokoh Penerus ABA Indonesia
Liza Rudy Sutadi - ABA (Applied Behavior Analysis) - Terapi Autisme
Liza Anwar Rudy Sutadi, SE
Tokoh Penerus ABA Di Indonesia

"Hampir seluruh tujuan hidup saya sudah diwujudkan. Sekarang, keinginan saya lebih ke arah ibadah, antara lain dengan membagi ilmu yang saya punya"
Demikian pendirian Liza, yang merupakan tokoh penerus ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme di Indonesia.
Liza merupakan penggagas backToABA, yaitu setelah beberapa lama mengamati dan mempelajari bahwa sampai saat ini hanya ABA-lah satu-satunya metode yang telah teruji melalui berbagai penelitian ternyata terbukti efektif dan efisien untuk mengajar dan melatih anak-anak autistik (autisme).
Namun beberapa tahun setelah dokter Rudy tidak dapat aktif, penggunaan ABA yang betul dan benar mulai terkikis, oleh karena itu Liza menggagas "Kembali Ke ABA" (Back To ABA)
Liza telah memberikan pelatihan ABA ke berbagai kota di seluruh Indonesia.
Pendapatnya tentang berbagai jenis terapi lainnya yang ada di Indonesia, Liza dengan tegas mengatakan "silahkan tunjukkan hasil penelitian metode tersebut untuk anak-anak autistik" (yang ternyata tak ada).

FB Add Friend: Liza R Sutadi
Ayo Bangkit Kalahkan Autisme
 
autism-is-curable-aba-bit-jakarta-bekasi-indonesia
 

 

© 2011 - www.kidABA.com - Jakarta, Bekasi, Indonesia