KID ABA - Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia

KID ABA (Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis)

Grand Wisata Blok AA 15 No.19, Bekasi Timur, Indonesia - Telpon 085-100-90-6000

Terapi Intervensi Dini Spektrum Autis/Autisme/Autistik (ASD Autistic Spectrum Disorder) Dengan Metode ABA (Applied Behavior Analysis / Lovaas) Dan BIT (Biomedical Intervention Therapy) Merupakan Dua Terapi Utama Yang Telah Terbukti Efektif Dan Efisien Berdasarkan Penelitian. Autisme Bisa Sembuh...! Ayo Verbal...! Ayo Sekolah Reguler...!

LIT ABA - Lembaga Intervensi Terapan Applied Behavioral Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia
Waktu GMT/UTC: Senin, 19 November 2018
  » Jam 23:02
e-mail:  password: 
Lupa Password?
Pelatihan (Training) / Seminar
Pelatihan (Training) / Seminar ABA (Applied Behavior Analysis) Untuk Terapi Autisme / Spektrum Autistik

»
Bagi Orangtua, Terapis, Dokter, Dan Profesional lainnya

Pelatihan (Training) Secara Umum
ATAU
Pelatihan Privat Untuk Orangtua Dan
(Calon) Tim Terapis

Informasi

Tim kami juga membantu melakukan assessment / re-assessment, serta penyusunan kurikulum/program, dan evaluasi harian serta evaluasi bulanan
Kerjasama
Terbuka peluang kerjasama bagi Klinik/Penyelenggara Terapi yang ingin/sudah menggunakan ABA (Applied Behavior Analysis)

Informasi
Berkarir Bersama Kami
MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI
Lowongan / Dibutuhkan / Dicari

(Calon) Terapis ABA
(Applied Behavior Analysis / Metode Lovaas)
Terutama Untuk Jakarta/Bekasi Dan Sekitarnya, Serta Berbagai Kota Di Indonesia

Akan Dilatih (Ditraining) Sebelumnya
Gambar Foto Pengumuman Lowongan Dicari Terapis ABA Lovaas Applied Behavior Analysis Indonesia
Kalender Acara / Kegiatan
Info Pelatihan (Training) / Seminar / dll
5 Artikel Terakhir
10 Artikel Paling Banyak Dibaca
10 Artikel Terakhir Dibaca
Links
Back To ABA: Kembali Ke ABA Yang Betul Dan Benar

Autism Awareness - 1 April

Sekilas Tentang Autisme & ABA (Applied Behavior Analysis) / Metode Lovaas

Autisme Dan Applied Behavior Analysis (ABA/Metode Lovaas)

Halaman ini telah di-akses 170180 kali, sejak 08 Februari 2012

Terakhir dikunjungi 18 November 2018, jam 03:26:21 UTC/GMT


Gambar Autisme Tanda-GejalaAutisme adalah gangguan perkembangan nerobiologi yang berat yang terjadi pada anak sehingga menimbulkan masalah pada anak untuk berkomunikasi dan berelasi (berhubungan) dengan lingkungannya. Penyandang autisme tidak dapat berhubungan dengan orang lain secara berarti, serta kemampuannya untuk membangun hubungan dengan orang lain terganggu karena masalah ketidak mampuannya untuk berkomunikasi dan untuk mengerti apa yang dimaksud oleh orang lain. Tanda-tanda/gejala ini sudah nampak jelas sebelum anak berusia 3 tahun, dan kemudian berlanjut sampai dewasa jika tidak dilakukan intervensi yang tepat.

Terapi/Intervensi Dini Pada Autisme

Yang dimaksud dengan Intervensi Dini yaitu terapi/tatalaksana yang dilakukan terhadap anak dengan usia sejak lahir sampai dengan usia 3 tahun (terapi/tatalaksana dimulai sebelum usia 3 tahun) yang dilakukan pada anak-anak yang memiliki kecacatan (disability), keterlambatan perkembangan (developmental delay) atau yang berisiko untuk keterlambatan yang signifikan.

Hasil terbaik adalah jika intervensi mulai dilakukan sebelum anak berusia 3 tahun, yang disebut sebagai intervensi dini. Penundaan dimulainya terapi akan mempengaruhi hasil jangka panjang (mengurangi keberhasilan). Jadi, semakin muda dari 3 tahun usia anak saat dimulainya intervensi dini, maka hasilnya akan semakin baik. Dan semakin tua dari 3 tahun usia anak saat dimulainya intervensi dini, maka hasilnya semakin kurang. Namun, usia berapapun seorang anak autistik, harus dan bisa dilakukan intervensi, namun tidak lagi disebut sebagai intervensi dini.

Di antara berbagai metode yang ada untuk terapi dan edukasi penyandang autisme, maka ABA (Applied Behavior Analysis) lah yang telah sangat luas diterima sebagai metode yang efektif dan efisien  
Sebagaimana dinyatakan oleh U.S. Public Health Service (1999): Mental Health: A Report of the U.S. Surgeon General states, "Thirty years of research demonstrated the efficacy of applied behavioral methods in reducing inappropriate behavior and in increasing communication, learning, and appropriate social behavior"
Sebagaimana juga yang dinyatakan pada tahun 1997 oleh US Department Of Health dan NYSDOH (New York State Department Of Health), yaitu: "ABA is the only intervention reccomended in autism".
Dan juga dinyatakan oleh AAP (American Academy Of Pediatrics, 2007), yaitu: The benefit of ABA-based interventions in autism spectrum disorders (ASDs) "has been well documented" and that "children who receive early intensive behavioral treatment have been shown to make substantial, sustained gains in IQ, language, academic performance, and adaptive behavior as well as some measures of social behavior."

Sedangkan selain ABA dan Biomedical Intervention, terapi-terapi lainnya merupakan terapi tambahan/pelengkap jika diperlukan saja, dan tambahan tersebut hanya terbatas pada masalah yang ada saja yang terkait dengan terapi tambahan/pelengkap tersebut.

Applied Behavior Analysis (ABA/Metode Lovaas)

autisme-applied-behavior-analysis-liza-rudy-sutadiABA (Applied Behavior Analysis) yaitu suatu ilmu perilaku terapan untuk mengajarkan dan melatih seseorang agar menguasai berbagai kemampuan yang sesuai dengan standar yang ada di masyarakat. Penggunaan ABA tidak hanya terbatas pada autisme saja, tetapi sangat luas diterapkan dalam berbagai bidang, yaitu misalnya olahraga, manajemen, pendidikan, vocational-skill (keterampilan misalnya dalam pendidikan pilot pesawat terbang), dlsb.

Dasar-dasar ABA sudah dikembangkan sejak mulai 1 abad yang lalu, dan melalui berbagai penelitian yang luas dan banyak sekali. ABA untuk penyandang autisme pertama kali diterapkan oleh Prof.  Ole Ivaar Lovaas (meninggal dunia pada 2 Agustus 2010 dalam usia 83 tahun) di UCLA (University of California, Los Angeles) pada tahun 1962. Kemudian beliau mempublikasikan hasilnya pada tahun 1967 dan berbagai publikasi penelitian-penelitian lainnya pada tahun-tahun berikutnya. Publikasi monumental ini menyebabkan ABA dikenal juga sebagai Metode Lovaas.

Sejak itu sampai sekarang, tehnik-tehnik maupun kurikulum ABA untuk penyandang autisme sudah sangat dikembangkan oleh para ahli maupun praktisi ABA, dengan melalui berbagai penelitian dan penerapan, sehingga membuahkan hasil yang menakjubkan dalam terapi autisme. Oleh karena itulah ABA sangat direkomendasikan oleh NYSDOH (New York State Department Of Health) dan US Department Of Health, serta AAP (American Academy Of Pediatrics).

Kelebihan ABA untuk penyandang autisme antara lain (tapi tidak terbatas pada ini saja), yaitu kurikulum yang sistematik, terstruktur dan terukur.
Sistematik yaitu terapi dimulai dari tingkat kemampuan anak saat assessment (penilaian/pemeriksaan) dibuat, dan apakah prasyarat untuk mengajarkan/melatih aktivitas/program/kurikulum bersangkutan sudah dikuasai oleh anak, bila belum maka diajarkan/dilatih terlebih dahulu prasyaratnya. Kemudian, setelah suatu aktivitas dikuasai, dilanjutkan dengan aktivitas berikutnya yang sudah jelas urutan-urutan/tahapannya sampai program/kurikulum berakhir/selesai yaitu anak masuk ke dalam mainstreaming (yaitu anak masuk sekolah reguler, berkembang seperti anak lain sepantarannya, dan kemudian bisa hidup mandiri di masyarakat).
Terstruktur, yaitu dalam mengajarkan/melatih suatu aktivitas/program/kurikulum, digunakan berbagai teknik terapan (misalnya DTT, DT, EO, dlsb) yang telah diteliti dan dikembangkan oleh para ahli dan praktisi ABA.
Terukur, yaitu digunakan lembar penilaian sehingga kita semua bisa dengan yakin mengatakan bahwa seorang anak telah bisa/menguasai suatu aktivitas/program/kurikulum ataukah belum.

Pada berbagai penelitian, didapatkan bahwa anak-anak autistik yang diterapi dengan ABA mengalami kemajuan yang pesat dan signifikan dalam hal IQ, bahasa, kemampuan akademik, dan perilaku adaptif maupun perilaku sosialnya. Bahkan pada suatu penelitian, beberapa anak "mantan autistik" yang telah diterapi dengan ABA, dicampur (diikut sertakan) dengan anak-anak yang lain yang tidak pernah mengalami gangguan perkembangan apapun, kemudian dilakukan tes oleh para ahli. Ternyata anak-anak "mantan autistik" yang telah diterapi dengan ABA tersebut tidak dapat dibedakan dengan anak-anak lainnya yang tidak pernah mengalami gangguan perkembangan apapun dalam hal IQ, bahasa, kemampuan akademik, dan perilaku adaptif maupun perilaku sosialnya.

Keberhasilan penggunaan ABA pada penyandang autisme menjadi populer ketika Catherine Maurice menerbitkan bukunya pada tahun 1993 yang berjudul Let Me Hear Your Voice. Dalam bukunya tersebut dia menceriterakan keberhasilan dengan terapi ABA pada kedua anak autistiknya. Kisah Catherine Maurice tersebut memberi harapan kepada para orangtua yang selama ini telah dipaksa untuk percaya, bahkan oleh profesional, bahwa anak-anak autistik akan selalu tetap dalam keadaan buruk.

Di Indonesia, penggunaan ABA (Applied Behavior Analysis / Metode Lovaas) untuk penyandang autisme dipopulerkan dan disebarluaskan oleh Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI sejak tahun 1997 melalui berbagai simposium, seminar, dan pelatihan yang diadakan oleh YAI maupun berbagai pihak lainnya (Universitas/Fakultas/ Rumahsakit/dll.). Dr. Rudy mempelajari ABA ini dari berbagai sumber termasuk ISADD (Integration Service for Autism and Developmental Delay), Perth, Australia;  The Option Institute, New York, USA; LIFE (Lovaas Institute For Early Intervention), Los Angeles, USA; dan PennState University, Pennsylvania, USA.


 

Untuk dapat menggunakan fasilitas website kidABA.com
silahkan lakukan pendaftaran terlebih dahulu:
 
<a href='http://www.kidaba.com/anggota/pendaftaran/anggotaPendaftaran.php'>Klik Di Sini</a>
 
 


 
INFORMASI:


 

Sedang Loading Tweeter dan Facebook
Mohon Tunggu...

 
Album Foto
Mohon Tunggu...
Buku Autisme
AUTISM IS CURABLE
Benar, Autisme Bisa Disembuhkan


Indonesia Applied Behavior Analysis
Asosiasi Terapis Applied Behavior Analysis Indonesia

Tokoh ABA Dunia

Prof. Ole Ivar Lovaas
Bapak ABA Dunia

Prof. Lovaas merupakan profesional pertama yang menerapkan ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme. Dimulai pada tahun 1962, kemudian publikasi pertama pada tahun 1967, sehingga ABA untuk autisme dikenal juga sebagai Metode Lovaas.
Pada tahun 1993, Catherine Maurice menerbitkan bukunya yang berjudul Let Me Hear Your Voice, sehingga ABA terkenal ke seluruh dunia.
Dalam bukunya tersebut, Catherine Maurice menceriterakan tentang 2 anaknya yang autistik yang ditangani dengan ABA oleh Prof. Lovaas dan team, kemudian keduanya membaik sehingga tidak bisa dibedakan dengan anak lain.

Tokoh ABA Indonesia
Rudy Sutadi - Autisme - ABA (Applied Behavior Analysis) - Biomedical Intervention
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Bapak ABA Indonesia
Profesional Indonesia Pertama Yang Mempopulerkan Dan Menyebarluaskan ABA Untuk Autisme Di Indonesia

Dokter Spesialis Anak yang menangani Autisme ini merupakan profesional yang langka, karena menguasai dua Terapi Utama Autisme yaitu ABA (Applied Behavior Analysis) dan Biomedical Intervention Therapy (BIT).
Kiprahnya diakui secara nasional maupun di lingkup internasional.
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI, adalah profesional Indonesia pertama yang menyebarluaskan dan mempopulerkan ABA untuk autisme di Indonesia, sejak tahun 1997.
Mempelajari ABA dari berbagai sumber, antara lain:
› LIFE (Lovaas Institute For Early Intervention), Los Angeles, USA
› PennState University, Pennsylvania, USA
› The Option Institute, New York, USA
› ISADD (Integration Service For Autism And Development Delay), Perth, Australia
› dan lain-lain

FB Add Friend: Rudy Sutadi
Tokoh Penerus ABA Indonesia
Liza Rudy Sutadi - ABA (Applied Behavior Analysis) - Terapi Autisme
Liza Anwar Rudy Sutadi, SE
Tokoh Penerus ABA Di Indonesia

"Hampir seluruh tujuan hidup saya sudah diwujudkan. Sekarang, keinginan saya lebih ke arah ibadah, antara lain dengan membagi ilmu yang saya punya"
Demikian pendirian Liza, yang merupakan tokoh penerus ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme di Indonesia.
Liza merupakan penggagas backToABA, yaitu setelah beberapa lama mengamati dan mempelajari bahwa sampai saat ini hanya ABA-lah satu-satunya metode yang telah teruji melalui berbagai penelitian ternyata terbukti efektif dan efisien untuk mengajar dan melatih anak-anak autistik (autisme).
Namun beberapa tahun setelah dokter Rudy tidak dapat aktif, penggunaan ABA yang betul dan benar mulai terkikis, oleh karena itu Liza menggagas "Kembali Ke ABA" (Back To ABA)
Liza telah memberikan pelatihan ABA ke berbagai kota di seluruh Indonesia.
Pendapatnya tentang berbagai jenis terapi lainnya yang ada di Indonesia, Liza dengan tegas mengatakan "silahkan tunjukkan hasil penelitian metode tersebut untuk anak-anak autistik" (yang ternyata tak ada).

FB Add Friend: Liza R Sutadi
Ayo Bangkit Kalahkan Autisme
 
autism-is-curable-aba-bit-jakarta-bekasi-indonesia
 

 

© 2011 - www.kidABA.com - Jakarta, Bekasi, Indonesia